Women in advertise.....
Toh, walaupun banyak menawarkan peluang, dunia periklanan juga dikenal kaya akan tantangan. Insan yang berkutat di dalamnya dituntut untuk selalu kreatif dalam menuangkan ide dan mem–persuasi sekaligus memiliki ketajaman dalam membaca kebutuhan klien dan target audiensi. Layaknya orientasi di zaman kuliah, me–reka juga kerap digojlok habis-habisan oleh klien. Bukannya pujian yang didapat, setelah begadang semalaman, justru kritik pedas dan lirikan sinis atas ide yang dianggap tidak menjual. Karena itu, kelapangan dada dan kemampuan untuk terbuka terhadap kritik juga wajib dimiliki mereka yang ingin terjun di dunia ini.
Menurut cewe yang akrab dipanggil sylvi ini, dunia periklanan memang menjadi sasaran empuk kaum hawa. Apa saja kenikmatan yang ditawarkan dalam menggeluti profesi ini?
- Lingkungan kerja dari media periklanan yang tidak kaku, baik dalam hal hubungan kerja maupun jam kerja (meskipun tetap menuntut kerja keras untuk memenuhi deadline). Hal ini diakui oleh Uning Prawasto. Dia diizinkan untuk sesekali pulang ke rumah pada pukul 14.00 untuk memberi ASI eksklusif bagi bayinya.
- Dunia / media periklanan memberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengekspresikan diri dan ide.
- Kreativitas, emosi, dan intuisi sangat dihargai di dunia /media periklanan.
- Kesuksesan diukur dari kualitas, bukan kuantitas kerja.
- Lebih berorientasi pada manusia, bukan barang ataupun data.
- Penghasilan dan bonus memuaskan.
- Busana kerja kasual dan chic.
source : ( femina online )
0 Responses to "Women in advertise....."
Leave A Comment :